Informasi

FAQ

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang WITAMA

Berikut ini adalah kumpulan pertanyaan yang sering ditanyakan oleh calon wali santri dan wali santri WITAMA. Jika pertanyaan Anda belum terjawab, silakan hubungi kami melalui WhatsApp.

Fasilitas & Kegiatan

Fasilitas yang disediakan di Witama ada 2:

  1. Fasilitas pribadi: ranjang, kasur, bantal, dan lemari loker. Serta buku pelajaran sesuai kurikulum Witama.
  2. Fasilitas bersama: mesin cuci, kamar mandi dengan jumlah yang memadai, mushola dan hall tempat belajar.

Lulus SMP bisa langsung mendapat ijazah paket B.

Yang lebih ditekankan tahsin bacaan al-Quran, sehingga tidak harus memiliki hafalan.

Ada tes ketika masuk Witama, meliputi: Bacaan al-Quran, kemampuan hafalan, dan wawancara.

Ada masa orientasi di awal masuk Witama.

Ada jadwal telpon rutin setiap 1 pekan sekali.

Pada asalnya setiap wali santri berkewajiban untuk membayar biaya pendidikan putrinya. Namun jika tidak mampu, biaya pendidikan diupayakan untuk ditutupi dengan zakat jika ada yang menitipkan zakat melalui yayasan ANB Channel.

Pendaftaran

Witama (Wisma Tahfidz Muslimah) adalah lembaga belajar tingkat SMP dan SMA, dengan mengikuti dinas pendidikan PKBM (Ijazah paket B dan paket C).

Tiap angkatan dibatasi 20 santriwati dan memungkinkan adanya penambahan sesuai kebutuhan dan kebijakan.

Administrasi Witama untuk saat ini:

  • Uang Masuk SMP = Rp 14 juta
  • Uang Masuk SMA = Rp 9 juta
  • SPP bulanan = Rp 1,2 juta
  • Daftar Ulang kenaikan kelas = Rp 1 juta

Dan jika ada kenaikan akan diinfo di pengumuman penerimaan santriwati.

Target lulus Witama adalah hafal 30 juz. Namun ada toleransi bagi santriwati yang keberatan, sesuai kemampuan dan kebijakan tim pengajar.

Program & Kurikulum

Dalam sehari ada 3 halaqah tahfidz:

  • Setelah subuh
  • Pagi sebelum memulai KBM
  • Setelah ashar

Penjengukan sebulan tiap 2 pekan sekali dan penelponan 1 pekan sekali.

Di Witama ada pelajaran umum sesuai standar kurikulum yang ditetapkan dinas pendidikan PKBM.

Ada sesi tertentu yang mengharuskan santriwati berbicara dengan bahasa Arab.

Masih ada pertanyaan?

Hubungi panitia PSB kami untuk informasi lebih lanjut

Chat WhatsApp